Tetap dikritik sama dosen meskipun sudah berusaha bersikap sopan

Kata Mbah wikipedia Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Dosen itu sama seperti guru yang sama-sama mengajar materi kepada mahasiswanya, dosen tuh juga mempunyai latar di bidang pendidikan dan jumlah dosen di kampus lebih banyak daripada jumlah guru di sekolah. Banyak sekali macam-macam dosen di berbagai jurusan perkuliahan, terkadang dosen juga agak tidak peduli dengan mahasiswanya karena dunia perkuliahan itu di mana kita sudah dewasa dan harus hidup mandiri berbagai hal-hal masalah perkuliahan. Menurut aku sebagai mahasiswa, dosen emang rada cuek daripada guru dan mau bertemu atau menghubungi saja pun susah.

Menghubungi atau bertemu dengan dosen adalah cara yang sulit-sulit gampang bagi mahasiswa, kalau mau bimbing dengan dosen tuh susah kalau mau di ajak ketemuan. Jadwal pertemuannya kadang suka ngaco dan berubah-ubah karena kesibukannya itu sudah jadi biasa bagi dosen. Belum lagi kalau mau bersikap tata krama dan sopan santunnya. Sopan santun atau etika adalah hal yang paling wajib yang kita terapkan di kehidupan sehari-hari, kebiasaan ini sangat baik supaya kita menjadi orang yang sopan dan hormat kepada orang-orang lain. Dan etika pun juga harus kalau mau bertatap muka dengan dosen, kalau etika dan sopan santunnya jelek atau kurang, pasti dosen selalu ngekritik sikap mahasiswanya supaya bisa memperbaiki sikapnya yang menjadi baik.

Namun percuma saja sih meskipun kita sudah bersikap baik sekaligus menjaga etikanya, tetap saja di kritik oleh dosennya karena masih belum puas atau masih ada yang kurang dengan sikap sopan dan etikanya. Bagi aku ini masalah paling sulit ketika mau hubungi dosen, terkdang sikapnya juga masih kurang atau mungkin saja terlalu sopan banget berlebihan. Bisa saja kita hubungi dosennya di luar jam kerja dosen, misalnya dosen aktif hubunginya dari jam 8- 12 siang itu masih bisa hubunginya atau kalau lagi jam-jam kuliah gitu lah. Tapi kalau misalnya sudah malam atau dosennya lagi sibuk kan agak kurang sopan sih kalau kita hubungi dosen malam-malam gini atau dosen lagi sibuk ngajar, yang ada sikap kita jadi nggak sopan dan nggak ngerhagai dosennya tersebut.

Banyak sekali beberapa mahasiswa suka ngeluh dan curhat tentang drama hubungi sama dosen, apalagi yang mahasiswa tingkat akhir yang sedang skripsi-an. Bimbingan sama dosen aja juga susah banget kalau mau ketemuan daripada bimbingan konsul sama dosen biasa, terus terkadang juga sulit untuk berbicara sama dosen dengan cara bersikap sopan dan santun. Harus berpikir dua kali dulu nih sebelum bertatap muka sama dosen, biasanya persiapin dulu kata-katanya yang mau ucapkan kepada dosennya dan mempersiapkan diri untuk bersikap lebih sopan serta menjaga etikanya saat berbicara dengan dosen nanti.

Yaaah itulah dari curhatan aku tentang drama menghubungi dosen. Susah ya kalau mau berbicara dengan dosen, aku aja suka hati-hati dan kadang sempat keceplosan yang membuat aku dikritik pedas oleh dosen.

4 tanggapan untuk “Tetap dikritik sama dosen meskipun sudah berusaha bersikap sopan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s