Hal-hal kejadian yang membuat aku peka

Manusia mempunyai perasaan yang sensitif terhadap suatu hal-hal kejadian dan kejadian suatu yang membuat reaksi emosional terhadap perasaan masing-masing. Sering sekali setiap orang suka merasa ada yang sesuatu apa yang terjadi di hari selanjutnya, orang-orang berpikir sering menduga ada hal-hal terjadi yang membuat kadang menyenangkan atau juga sesuatu hal yang buruk. Orang-orang pandai sekali melihat situasi kejadian itu dan gak jarang mereka harus berpikir dua kali dulu atau berhati-hati jika terjadi sesuatu yang mereka tidak sadari.

Aku juga suka merasakan sesuatu dengan apa yang terjadi selanjutnya, misalnya pernah di saat waktu PMB kampus dua tahun yang lalu. PMB atau yang dikenal sebagai Ospek adalah kegiatan hal yang menakutkan bagiku dan juga mahasiswa baru, kegiatan yang di selnggarakan oleh para kakak senior ini selalu menghantui aku dan juga mahasiswa baru selama melakukan kegiatan ospek itu. Tapi untungnya waktu itu PMB kampus aku diselenggarakan oleh bapak-bapak dosen gitu dan paling kakak senior terlibat di situ cuman bertugas sebagai PJ kelompok mahasiswa baru aja, sedangkan yang lainnya semua PMB nya dialihkan oleh bapak-bapak atau ibu dosen gitu. Awalnya aku merasa feeling ku merasa gak enak dan mulai trauma banget yang namanya senioritas atau kayak kegiatan-kegiatan wajib yang di selenggarakan oleh kakak senior gitu. Tetapi untungnya semua berjalan lancar saat menjalankan kegiatan PMB itu karena yaa itu udah aku jelaskan semuanya di atas.

Terus juga pernah aku suka merasa gak enak dan cemas saat mengikuti semacam LDKS kampus yang lagi-lagi di selenggarakan para kakak senior yang bikin traumaku semakin menjadi-jadi. Disitu pernah aku merasakan ada hal-hal buruk dan peka banget selama kegiatan LDKS itu, dan aku meramal sendiri bahwa bentar lagi ada acara bentak-bentak dengan nyinyiran pedas dari mulut kakak senior itu. Dan ramalanku benar ternyata ada acara-acara buruk yang membuat aku menjadi gak tenang dan rasanya tuh pingin angkat kaki dari kampus itu, siapa lagi kalau acara nyinyir-nyinyiran bentakan dari mulut buaya kakak senior saat LDKS. Kataku sih ini acara nya lebay banget dan pake drama akting segala, untung aja aku ikut kegiatan full sekali doank dan habis itu ga mau ikut lagi. Ehh, aku ikut LDKS dua kali deh, dan aku ikut itu gak sampai full sampai selesai karena aku izin ke kakak senior karena ada urusan penting pribadi. Sedangkan di hari keduanya aku ikut kegiatan dengan full sampai selesai dan sisa hari terakhir LDKS berikutnya, aku udah gak mau ikutan lagi.

Well masih banyak lagi perasaan hal-hal kejadian yang pernah aku alami gak hanya di kampus aja, di sekolah pun juga suka merasakan feeling aneh waktu dulu seperti razia hp di kelas. Razia hp sudah tradisi di sekolahku bahkan juga di beberapa sekolah lain, biasnya tuh kita gak boleh bawa hp ke sekolah karena yaa hanya sepele doank cuman penyebab belajarnya menjadi terganggu gitu lebay amat sih. Gak jarang, banyak beberapa teman sekolahku termasuk aku sendiri sampai nekat membawa hp diam-diam dan kalau udah razia tiba, semua hp teman kelasku pada kompak ngumpulin hp-hp nya dan nantinya ada satu atau dua perwakilan dari teman aku untuk menyembunyikan semua hp teman-teman kelasku di tempat yang aman seperti di jok motor. Kadang ada juga teman aku ngumpetin hp nya di atas AC biar gak keliatan oleh gurunya, cara ini paling pintar banget buat murid-murid bandel yang suka bawa hp ke sekolah.

Semua siswa juga merasakan feeling sesuatu yang buruk dengan apa yang terjadi selanjutnya seperti ada razia hp dadakan. Gak hanya razia hp aja, razia rambut juga sering sekali di sekolah dan merupakan hal yang menakutkan bagi siswa laki-laki bagi rambutnya yang masih jamet panjang atau ketahuan rambutnya di cat warna-warni biar kayak oppa. Kedua hal-hal buruk itu sering banget dirasakan oleh para siswa yang kadang suka menebak bahwa sebentar lagi kelasnya ada razia hp atau razia yang hal-hal yang melanggar kebersihan dan kesopanan seperti razia kuku, razia rambut, dan razia ikat pinggang. Bahkan razia bawa mainan pun juga pernah di sekolah jika ada yang ketahuan bawa kartu atau keperogok main Kartu AS atau main Kartu UNO misalnya. Dan tebakan itu kadang juga menjadi kenyataan banget yang membuat semua siswa auto panik.

Nah itulah perasaan hal-hal perasaan sepele tetapi bikin jadi kenyataan baik di kampus maupun di sekolah. Bukan hanya di kampus dan sekolah saja, tetapi di lingkungan sekitarnya pun juga ikut merasakan perasaan sesuatu yang mungkin bakal jadi kenyataan meskipun sulit di tebak atau hanya pikirian kita aja. Terlihat sepele dan sederahana kan di kedua atas itu, tetapi emang bikin deg-degan juga sih dan di jamin bikin panik deh apalagi waktu masa aku sekolah dulu.

Kamu sendiri punya perasaan hal-hal kejadian di sekitar kamu gak? Apa perasaanmu waktu itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s