Orang-orang jahat di Film The Devil All The Time

Sekarang ini beberapa bioskop di wilayah Indonesia sudah kembali di buka. Untuk masuk bioskopnya tetap harus menjaga protokol kesehatannya dan tetap menjaga jarak antar orang lain, kangen gak sih nonton bioskop? pasti kangen donk nonton di bioskop. Sejak pandemi gini sekarang banyak yang nonton film lewat online live streaming seperti Netflix, aku jarang sekali nonton film apalagi gak pernah nonton di Netflix. Beberapa film yang di tayangin Netflix di situ aku gak terlalu suka film-film apa ya yang bagus. Kalau mau nonton film di Netflix harus bayar dulu baru bisa nonton film sepuasnya, jujur sih aku males banget nonton film berbayar gitu.

Sekarang ini lagi rame banget film-film baru yang bagus banget dan bakal di tayangkan tahun ini, tapi karena lagi masa di situasi pandemi gini mau gak mau terpaksa deh dimundurin di tahun depan. Tapi ada kok beberapa film yang tetap di tayangin meskipun lewat situs nonton film online yang berbayar kayak Netflix atau Disney+. September kemarin ada juga tuh Film Netflix yang lagi viral dan banyak di bicarakan orang-orang lain seperti di medsos, katanya film itu tuh bagus banget dan semua pemainnya tuh bertabur bintang alias terkenal banget. Kamu pasti tau kan Film The Devil All The Time, Film Holywood yang berisi jejeran pemain terkenal yang pernah di tayangkan di Netflix pada Bulan September yang lalu. Aku sangat penasaran banget nonton film itu cuman karena Netflix nya situs nonton film berbayar, jadinya kudu harus bayar paket Netflix dulu deh. Ogah deh, mending nunggu filmnya yang udah keluar di situs download film gratis aja, wkwkwk. And finally, akhirnya aku bisa download film deh dan nonton filmnya itu kebetulan tadi pagi .

Judul : The Devil All The Time

Genre : Drama, Thriller

Directed : Antonio Campos

Produced : Jake Gylenhall, , Riva Marker, Randall Poster, Max Born

Screenplay : Antonio Campos, Paulo Campos

Relase : 11 September 2020

Country : USA

Ceritanya ini berkisah di latar 1960 an saat perang dunia 2, Williard Rusell adalah seorang veteran yang bertugas di medan Perang Vietnam. Lalu, ia bertemu dengan pujangga hatinya bernama Charlote Rusell si pelayan restoran saat Williard berkunjung kesana. Kedua itulah ia mulai berkenalan hingga mereka menikah dan mempunyai anak bernama Arvin Rusell, suatu hari Charlote mengidap kanker parah sehingga Williard dan anaknya, Arvin terus berdoa kepada tuhan agar istrinya cepat sembuh dari penyakit mematikan sampai rela Williard tega membunuh anjing peliharaannya untuk dijadikan sebagai pengorbanan agar jiwanya Charlote ditukar oleh jiwa anjingnya kepada tuhan agar Charlote bisa sembuh. Namun usaha kerasnya tidak ter-kabulkan sehingga Charlote akhirnya meninggal dunia, hal itulah membuat Williard merasa tak terima dan memutuskan untuk menyusul istrinya dengan melakukan bunuh diri di hutan. Akhirnya Arvin yang berakhir sebagai yatim piatu di adopsi oleh seorang keluarga kakek nenek angkat dan mempunyai adik tiri yang bernama Lenora. Di sinilah awal masalah serius saat Arvin bertemu orang-orang jahat yang berkeliaran di kehidupannya yang membuat Arvin dan Lenora merasa terancam.

Alur ceritanya maju- mundur gitu sih, tapi ya gak terlalus sih paling cuman sedikit adegan flashback aja. Kata orang-orang yang nonton film itu kadang gak ngerti maksud ceritanya itu kayak gimana, banyak banget berbagai macam konflik masing-masing di situ jadinya agak bingung konflik utamanya itu sebenarnya yang mana. Kataku sih, filmnya tuh kayak sedikt berkaitan agama gitu sih. Filmnya nih rada-rada kayak mirip FTV sinema pintu taubat di Ind*si*r gitu. Ceritanya ini menggambarkan kehidupan seorang Arvin yang merasa terancam menghadapi orang-orang jahat di seklilingnya yang Arvin temui, bukan hanya Arvin aja. Lenora pun sering sasaran korban bully oleh teman-teman sekolahnya hingga dilecehkan oleh si pendeta.

Banyak orang-orang jahat di kehidupan Arvin yang bisa di bilang sebagai iblis atau setan di hati perasaan mereka. Seperti pasangan pembunuh bernama Carl dan Sandy, sherif polisi sekaligus kakaknya, Sandy, bernama Lee Bordecker, teman-teman pembully Lenora, hingga Pendeta bejat bernama Preston Teagardin. Namun, masih banyak karakter orang-orang di film itu seperti Ibunya Lenora, Helen yang dibunuh oleh suaminya sendiri, Roy yang bisa di bilang sangat percaya dengan tuhan dengan sikap yang gak waras dan gila seperti dia yang menyiram dirinya sendiri yang berisi ribuan seekor laba-laba yang Roy takuti pas di gereja hingga sampai tega membunuh istrinya, Helen dan mencoba untuk membangkitkan istrinya lagi dari kematiannya. Terus ada juga Helen, istrinya Roy sekaligus ibunya Lenora. Pokonya masih banyak lagi dah.

Menurut aku filmnya bagus banget, ceritanya keren sekali meskipun agak terlihat membingunkan ceritanya. Filmnya misteri banget dan juga sadis, trailernya aja lumayan merinding dan juga terkesan dark. Akting pemainnya mantap banget dah dan sukses membawakan karakter yang mereka mainkan hingga terlihat natural.

Tom Holland yang biasanya kita kenal karena karakter polosnya sebagai Peter Parker di Film Mcu seperti Spiderman, karakternya jadi berubah 180 derajat sebagai Arvin yang terlihat lebih berani dan juga sembagai pembunuh orang-orang jahat demi keselamatan dirinya dan keluarganya di Film The Devil All The Time. Aktor Sebastian Stan yang berperan sebagai sherrif polisi sekaligus kakaknya Sandy yang merupakan salah satu dari pasangan pembunuh. Di situ, karakter yang di mainkan Sebastian tidak terlalu licik sih, dia sebenarnya hanya membanting stir sebagai sheriff polisi dan dia kayak merasa kesal ke adiknya sendiri karena suka nyari masalah. Meskipun begitu, dia sebenarnya sangat sayang dengan adiknya. Karakter Pendeta Reverend Preston Tergadin yang di perankan oleh Aktor favoritku, Robert Pattinson, sukses bikin penonton sangat kesal dengan pendeta itu. Sifatnya yang dingin dan suka mencabuli orang sangat sempurna di mainkan Aktor Inggris ini, entah kenapa aku suka banget liat Aktor Robert main jadi antagonis. Logat bicaranya juga mantap tapi sayangnya suaranya terlihat berbeda jadi kayak terlihat di dubber gitu oleh orang lain, yang penting akting nya juga keren banget dan katak aku sih cocok banget kalau jadi karakter villain gitu.

Williard Rusell yang dimaikan oleh Bill Skarsgard juga bagus aktingnya. Akting nya si Bill terlihat sempurna bagaimana karakter Williard yang terlihat menyedihkan dan terus berdoa dengan khusyuk demi menyelamatkan istrinya yang sedang sakit parah. Dan masih banyak lagi pemain-pemainnya yang memainkan peran karakter di Film itu, salut banget dah dengan akting-akting pemain mereka.

Dari kesimpulan di akhir review ini, seluruh keseluruhan filmnya mantap banget dan lumayan misteri gitu lah tapi juga sadis dan sukses membuat aku jadi ngilu liatnya dan juga takut liatnya. Cerita dari keseluruhannya sudah bagus dan sedikit membingungkan alurnya, sedangkan seluruh pemainnya mantap banget dan seperti terlihat natural.

Film ini recommend banget dah buat bagi yang pecinta genre thriller-Mystery ini (boleh nih nonton pas malam-malam gini apalagi malam jumat, cuman sayangnya gak ada adegan setan-setanan jumpscare gitu sih) . Kalau kamu sudah pernah nonton Film The Devil All The Time belum ?

44 tanggapan untuk “Orang-orang jahat di Film The Devil All The Time

  1. Karena saya menyukai si Tom Holland jadi saya selalu update tentang apa saja yang diperankan olehnya, ya walaupun dia berubah 180 derajat sebagai Arvin itu . Tapi tetap menghibur ya kak

    Suka

  2. Genre film seperti ini termasuk yang aku sering tonton nih, harus tenang dan pas lagi gak berisik nontonnya, haha. Btw dengan nonton berbayar di Apps seperti Netflix sama kayak kita nonton di Bioskop yg harus beli tiket kan, dan lagi malah jauh lebih murah jadinya karena bisa nonton banyak film disana, sekaligus apresiasi karya orang karena bikin film sebagus itu pastinya gak murah kan ya πŸ™‚

    Suka

  3. mba alya suka sekali nih nampaknya sama horror movie gitu yaa?

    baca alurnya memang nampak bingungin nih, emang perlu dicerna lebih kalo diulangi nih kalo alurnya acak gitu. tapi ini menarik juga filmnya nih

    Suka

    1. Harus fokus nih nonton filmnya, banyak konflik nya disitu jadi bingung masalah utamanya sebenarnya yg mana? πŸ˜„

      Btw, aku sedikit lumayan suka horor gitu sih. Jarang aku nonton film di rumah πŸ˜„

      Suka

  4. Setelah serial vampire tempo hari, sekarang review film misteri yah Mbak. Bener bener pecinta misteri Mbak Alya, kalo aku udah ngeri duluan hehe.

    Btw latarnya tempo dulu banget ya. Kira-kira ada yang semacam aneh ngga, tempo dulu tapi kok ada ini/itu?

    Suka

  5. Belum pernah nonton film ini. Terakhir kali saya nonton Robert Pattinson di Breaking Dawn part 2, dan image vampir nggak pernah lepas dari dia di kepala saya. Mungkin saya harus nonton Devil All the Time ini buat lihat dia sebagai antagonis. πŸ™‚

    Suka

    1. Robert udh kyk bukan manusia njir wkwk. Berasa liat vampire beneran 🀣🀣🀣

      Btw, nonton aja kak, disitu doi rada-rada ngeselin sih. Di beberapa film juga si doi juga pernah jd antagonis sih

      Suka

  6. ini sih filmnya bertaburkan bintang. Nggak nyangka yang memproduseri Jack Gyllenhall.
    Keren reviewnya nihhh. Setuju dengan pendapatnya Al kalau film ini mengandung misteri sekaligus sadis.
    Saya kemarin kebeneran baru aja nonton film ini, bahkan orang baik pun menjadi jahat ketika keadaan memaksa.

    Suka

  7. hihihi seperti biasa mba kalau thriller gini aku mundur perlahan. Jadi, waktu SMA aku pernah nonton film horor barat baru beberapa menit aja padahal dan aku malah mual, pusing sampe gemeteran jadi sampe sekarang ngga pernah mau nonton lagi huhuhu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s