Menulis, yang tadinya Otodidak sekarang jadi mahir

Waduh, aku udah pernah bahas terus tentang kepenulisan di tulisan-tulisan yang sebelumnya. Udah aku pernah bahas tentang kepenulisan serta sharing pengalamannya, karena tema tulisan ini adalah tema “belajar secara otodidak” dari ODOP ISB. Jadinya yaa terpaksa aku menuliskan tema ini lagi meskipun kadang bikin aku merasa bosen karena temanya itu-itu mulu, tapi malah suka banget sih baca-baca tentang menulis gitu.

Apakah niche blog aku ini bakal jadi tema kepenulisan aja nih ya sehingga gak usah mikir pusing lagi dah nentuin niche blog khusus yang cocok untuk blog ku. *kenapa jadi bahas niche blog ya wkwkwk.

Aku udah terjun menulis lagi di tahun ini semenjak aku vakum nulis dari blog. Aku juga pernah mencoba menulis novel mini sendiri tetapi gagal mulu karena minim nya ide dan bingung di tengah jalan, begitu juga dengan menulis cerpen. Tapi sekarang alhamdulillah udah agak bisa bikin cerpen dan juga puisi, tapi kalau untuk bikin novel juga masih lagi kembangin. Nih sekarang novel mini aku masih di dalam proses dan belum kelar-kelar juga karena kebanyakan punya ide lain untuk menulis hal-hal lain sehingga projek novel mini aku malah terbelangkai begitu saja, padahal ide aku udah banyak terkumpul di otak dan belum dikeluarin juga.

Kalau bahas otodidiak sih aku emang nulis awalnya juga otodidak alias belajar menulis sampai sekarang, termasuk belajar nulis cerita fiksi yang udah pernah aku pelajari dan akhirnya kelar juga cerpen buatan ku. Padahal waktu itu aku buat cerpen ini buat tugas dari salah satu Grup Wattpad atau kepenulisan di Whatsaap, terus pernah bikin novel di KBM App dan setiap hari harus update bab cerita di KBM App serta harus lapor ke pembimbing kepenulisannya selama 30 hari agar konsisten dengan menulis cerita fiksi dan tugasnya gak bolong-bolong. Padahal waktu itu aku lagi mager banget neglapor bukti tulisan bab cerita buatan aku ke pembimbing nya, udah gitu tulisannya berantakan banget dan gak sempet mengedit (padahal cerita fiksi di KBM App itu ceritanya yang buat aku itu masih keadaan ngasal dan aslinya ceritanya bukan kayak gitu).

Dulu aku suka baca-baca tentang teknik menulis fiksi di Wattpad tepatnya di kelas menulis WWG. WWG itu kayak kelas menulis dan biasanya kelasnya dibagi sesuai genre nya, ada kelas romance, kelas spiritual, kelas mystery, dsb. Disitu banyak banget karya-karya hasil buatan member WWG dan juga ada materi yang banyak dan lumayan lengkap. Pingin banget sih aku ingin join ke kelas menulis itu, cuman syaratnya bisa dibilang rumit dan agak nyusahin kayak harus bikin cerpen dikit yang temanya disediakan di forum pendaftaraannya. Kalau aku buat cerpen gitu, biasanya menulisnya agak lama dan juga harus bergelut dengan riset agar bisa mendapatkan ide. Udah gitu waktu pendaftaraannya udah mepet alias di hari deadline, ya udah deh aku gak jadi daftar kelas menulis WWG.

Disinilah aku memutuskan untuk belajar menulis secara otodidak, kadang aku belajar di grup menulis yang aku ikuti seperti grup KMO (komunitas menulis online) dan juga pernah mengikuti kelas menulis buku di grup Edwrting bersama Tubagus Salim. Tetapi bisanya aku dapat ilmu saat mengikuti seminar online di Whatsaap sih, tapi lumayan juga lah dapet ilmu dan sudah mengerti maksud materi yang sudah dijelaskan oleh pembicaraannya.

Kalau baca-baca tentang kepenulisan atau sharing dari penulis terkenal itu bikin mod aku jadi naik dan rasanya pingin menulis lagi. Apalagi kalau ngebahas quotes dan nasihat-nasihat menulis gitu dan rasanya jadi semangat untuk menulis.

Dan Alhumdillah sekarang udah sedikit bisa menulis cerita fiksi dan menulis hal-hal lain meskipun beberapa tulisan aku masih berantakan dan gak sempat memperbaiki nya karena mataku udah seret gara-gara kelamaan menatap layar laptop saking terlalu lama menulis.

Udah lama ya aku gak lanjutin nulis cerpen lagi, padahal cepren yang lagi aku buat belum selesai juga gara-gara ngurusin nulis di blog. Belum lagi nulis novel aja belum kelar juga, gimana mau cepat kelar kalau aku masih rasa males dan mod suka gak jelas gitu.

Itulah dari cerita aku tentang menulis otodidiak, kamu suka nulis cerpen fiksi gak ?

One thought on “Menulis, yang tadinya Otodidak sekarang jadi mahir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s