PUISI : Musim

Rintik Hujan

Awan menangis membasahi dunia

Butiran air turun mengguyur seisinya

Awan datang saat langit mulai menutupi dengan balutan kegelapan

Melepaskan emosinya lewat turun hujan

Air mata awan mulai basah dimana-mana

Hujan datang membawa ketenangan manusia

Mereka bergembira dengan kedatangan air hujan yang jatuh dari langit

Begitu juga dengan hewan dan tumbuhan yang sangat menanti kedatangan hujan

Hujan penyelamat kehidupan alam sekaligus penyebab terciptanya banjir

Kepingan Salju

Selimut putih menyelimuti belahan bumi

Panasnya diluar serta dinginnya dari dalam

Selimut putih terdapat banyak corakan yang indah berbentuk kepingan salju

Kepingan yang indah serta menambah kesan kemewahan

Seolah-olah seperti berlian dengan harga yang tinggi

Cantik

Seperti bunga yang bermekaran di bawah sinar matahari

Bunga di Musim Semi

Ketika musim semi tiba

Para tumbuhan mulai terbangun dari hibernasi yang panjang

Bunga-bunga tampak bermekaran yang cantik

Serta pertanda datangnya musim semi

Sebuah ikonik yang menghiasi alam dan isinya

Kebaikan dan keceriaan adalah ciri khas sang mahkota bunga

Aromanya wangi seperti surga

Memikat para serangga terbang kecil yang ingin menghisapnya

Semi

Dimana tumbuhan mulai bangkit dari kuburnya

Dan melahirkan bunga-bunga yang yang indah

Serta mewarnai seluruh alam di muka bumi

Musim yang Hangat

Teriknya matahari yang menyengat

Tapi hangatnya cuacanya yang cerah

Musim panas yang cerah

Serta udara nya yang hangat

Para Bunga Matahari berdiri tegak tuk meminta sinar ke ciptaan sang tuhan

Matahari yang indah serta sinar yang cerah dan hangat

Hangatnya cuacanya membuat dirinya ingin berendam di air yang segar

Ketika pohon mulai rontok

Ketika rambut mulai tua

Daun-daun nya mulai berjatuhan ke bawah akar

Ketika daun sudah tua

Pohon pun mulai melepaskan daun-daun yang tuanya hingga habis

Pohon menjadi merah serta kekuningan akibat daun sudah semakin tua

Musim gugur telah tiba

Perlahan-lahan daun mulai jatuh dan membanjiri seluruh tanah

Angin menyapu dedaunan tua hingga terbang ke udara

2 tanggapan untuk “PUISI : Musim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s