Pengalaman ketika mengalami alergi kutu pada kulit

Kali ini sesuai dengan tema challenge di 1 minggu 1 cerita, aku bakal di tantangin dengan menulis cerita/artikel tentang penyakit ‘Alergi’ yang sudah di tentukan oleh pihak 1 minggu 1 cerita.

Sebelum aku cerita tentang alergi, aku kasih penjelasan sedikit dulu nih apa sih yang disebut penyakit Alergi.

Dilansir dari halodoc, Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu zat atau substansi yang dianggap berbahaya bagi tubuh, walaupun sebenarnya tidak berbahaya. Substansi yang dianggap tubuh berbahaya tersebut, dapet memicu reaksi alergi atau alergen. Alergen ini dapat berasal dari makanan tertentu, obat-obatan, serbuk sari, debu, tungau, gigitan serangga, bulu hewan, dan sebagainya.

Jadi alergi itu menurut aku, di mana seseorang merasa sensitif yang berhubungan dengan benda-benda maupun makhluk hidup dan pangan. Misalnya alergi bulu, alergi terhadap makanan tertentu seperti kacang, susu, atau alergi terhadap benda-benda tertentu.

Kalau seseorang yang punya alergi khusus, pasti rasanya jika bersentuhan dengan benda-benda/ makhluk hidup. Pasti tuh rasanya kayak gak nyaman gitu seperti tenggorokan sakit/gatal ketika makan makanan kacang yang dimana penderita yang makan itu alergi terhadap kacang atau seseorang yang alergi terhadap bulu biasanya hidungnya merasa gatal atau bersin terus ketika terlalu dekat dengan bulu kucing misalnya.

Paling seperti itu menurut pengamat aku, sebagian orang pasti punya alergi terhdap suatu benda atau makhluk hidup tertentu, sehingga penderita alergi pun berusaha untuk menghindar dari sesuatu yang bikin alergi.

Oh iya, aku belum pernah sih merasakan alergi terhadap sesuatu tertentu seperti benda, makhluk hidup, maupun makanan. Tapi aku masih ingat banget waktu dulu tuh aku pertama kalinya merasa alergi terhadap tungau alias kutu.

Waktu dulu itu terjadi pas saat aku masih SMA, aku pernah merasakan terkena gigitan dari kutu kasur terus-menerus di tangan aku sehingga tangan aku jadi gatal dan akhirnya berunjung alergi hingga tangan aku mendapati bercak-bercak merah yang banyak membuat aku bergidik ngeri. Kutu emang bikin ngeselin banget saat aku sedang enak rebahan tidur di kasur ataupun sofa sehingga tiba-tiba aja muncul kutu begitu saja dan langsung menyerang tangan aku (padahal sofa dan tempat tidur bersih amat dah gak ada kutu sama sekali, paling cuman semut doank yang lewat). Apa mungkin aku paling terbawa kutu-kutu itu dan mereka mulai berpindah tempat di mana-mana sehingga rumah aku seperti sedang terjadi wabah tungau.

Aku tidak tahu darimana kutu itu berasal, yang aku ingat itu kata orang tua aku kutu itu berasal dari eyang aku yang waktu itu eyang ku mulai menetap di rumah aku usai menginap di rumah sepupu aku. Mungkin saja kutu-kutu itu berasal dari rumah sepupu aku.

Di situlah wabah kutu/ tungau pun mulai menjadi-jadi. Aku kena korba serangan kutu mulu sehingga tangan ku jadi alergi serta mengeluarkan bercak-bercak merah. Hal itu membuat tangan aku jadi gak kuat gatal dan bertambah parah hingga akhirnya aku di bawa ke dokter kulit untuk menangani masalah tangan aku.

Seingat aku, kata dokternya kulit di tangan aku emang alergi terhadap serangga kecil seperti kutu. Jadinya yaa akhirnya aku di beri resep obat, obat itu apa ya waktu itu aku lupa banget. Obatnya itu bentuknya mirip kayak body lotion tetapi tinggi kecil gitu. Isinya itu biasa kyak krim seperti body lotion pada umumnya, cuman pas di pake dingin banget yaa karena penyimpanan obatnya harus di simpan ke kulkas supaya obatnya jadi awet setahu aku. Krim nya di olesin ke lapisan kulit yang terkena bercak-bercak merah (bekas gigitan kutu) secara teratur di tangannya biar bekas nya menjadi ilang dan gak gatal lagi.

Oh iya, pemakaiannya itu biasanya di gunakan dua kali sehari siang dan malam. Untuk penyimpanan obat krim kulitnya harus di kulkas biar awet serta pas makenya jadi dingin-dingin gimana gitu. Setelah beberapa hari dan berbulan-bulan menunggu reaksi obat di tangan aku. Akhirnya tangan aku jadi sembuh deh dan berhasil menghindari dari ancaman alergi dan kutu. Bekas bercak-bercak merahnya udah perlahan-lahan sudah hilang di tangan aku dan juga tangan nya udah gak gatal lagi.

Sejak itu keluarga aku benar-benar harus membersihkan tempat tidurnya dengan cara menyapu kasur dengan sapu lidi maupun berjemur kasur saat dulu. Katanya itu bakal ampuh untuk membunuh seluruh kutu akibat tersengat sinar matahari saat berjemur kasur, terus aku juga memeriksa kasur tempat tidur aku untuk memastikan apakah ada tungau alias kutu di sekitar tempat tidur, biasanya kalau ketemu seekor kutu kecil di sisi kasur langsung aku ambil dan ku remas dengan jari telunjuk dan jempol sampai remuk hingga mengeluarkan darah. Hal itu terus aku lakukan supaya kasur itu bersih dari para tungau dan kutu.

Well, segini aja deh sharing dari pengalaman aku ketika terkena alergi kutu terhadap kulit. Lain kali sebelum tidur atau rebahan, di pastikan dulu untuk mengecek kasur kamu apakah ada kutu atau tungau. Gak hanya kasur tempat tidur aja kok, bahkan di kursi atau sofa pun masih ada kok terdapat kutu di sisi sudut sofa dan kursi. Jangan sampai terkena alergi kulit akibat kutu kayak aku ya, atau jangan sampai juga ujung-ujungnya kena penyakit Scabies.

4 thoughts on “Pengalaman ketika mengalami alergi kutu pada kulit

  1. Alergi, itu reaksi tubuh yang sangat alami sekali. Saya pun menyimpan reaksi ini dalam tubuh, dan sangat mudah menunjukkan reaksi ketika stress melanda, perbedaan suhu lingkungan yang extrem, makanan yang salah dikonsumsi dan masih banyak lagi. Hidup dengan alergi itu sangat tidak mudah dan sangat tidak nyaman.

    Soal kutu, ya. Kutu ini mengisap darah, dan pada beberapa daerah di Indonesia, nama lainnya “kutu busuk”. Cara untuk menghadapinya adalah ini, lingkungan sekitar kita harus ‘bersih’ dan kalau kita tahu penyebab alergi kita sendiri, segera hindari faktor yang bisa memicu alergi.

    Ah, jadi curhat juga kan wkwkwkwk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s