Membuat Cerita Fiksi dan Puisi selain ngeblog di saat Pandemi

Sudah 3 Bulan ini Indonesia masih di jajah oleh Virus Corona. Sudah 3 bulan ini kita masih terjebak dan mengisolasi diri di rumah aja. Tidak boleh keluar, menjaga jarak, dan memakai masker, dsb adalah sudah terbiasa bagi kita di masa Pandemi ini. Kini sudah memasuki New normal, akhirnya kita bisa keluar. Kita bisa pergi ke tempat wisata yang kita rindukan dan bisa bekerja di perusahaan kantor seperti semula. Meskipun kita bebas pergi kemana saja, tetapi protokol kesehatan tetap harus di jalankan dan tetap menjaga kesehatan. Walaupun gak semua aja beberapa tempat/wisata itu buka secera bersamaan, tetapi ada beberapa sebagian tempat-tempat atau wisata itu masih tutup atau belum operasi, biasanya tempat-tempat itu masih beada di wilayah zona merah yang masih terkepung oleh virus corona.

Selama di Rumah aja, aku menghabiskan waktu untuk mengikuti kuliah online, ngeblog, seminar online, dan hal-hal di lakukan di rumah aja seperti beres-beres rumah, mencuci baju, memberi makan hewan peliharaan, dll. Semua itu adalah hal-hal yang aku lakukan selama di rumah aja. Sekarang ini semenjak di rumah aja, akhirnya aku bisa menunjukkin kreativitas ku selain ngeblog di sini. Akhirnya aku bisa belajar membuat cerita fiksi ku dan juga puisi yang meskipun masih kaku dan masih dalam belajar selama di rumah aja.

Sejak bulan Mei lalu, aku mencoba menulis karya lain selain menulis perngalaman/artikel alias ngeblog. Sekarang ini aku lebih suka membikin cerita karya fiksi seperti cerpen atau novel mini. Dan minat ku ini semakin bertambah semenjak mengikuti seminar kepenulisan online dan belajar cara membuat cerpen. Aku belajar untuk mencari ide-ide cerita ku dan kubuat alur ceritaku sambil merombak-rombak alurnya. Awalnya ini agak sulit bagiku dan membutuhkan waktu yang lama. Dan sedikit demi sedikit akhirnya jadi deh cerpen pertama kali aku buat. Dan btw, aku buat ini karena sebenarnya itu adalah tugas yang di berikan oleh admin di kelas menulis. Dan bikin cerpen itu genre fantasi dulu dan temanya sudah di tentuin oleh admin, yaitu Play in the Game. Jadi di tema cerita itu kayak tentang seseorang yang kecanduan main game dan masuk ke dalam game yang ia mainkan. Di grup menulis itu, kami bebas mau bikin cerita kayak gimana, asal harus sesuai tema yang di tentukan oleh adminnya.

Biasanya aku bikin cerpen itu harus bener fokus dengan alur nya serta menjaga ide-ide ku di otak agar gak hilang ide nya dan cerita nya gak buntu. Sebelum ku buat cerpen, aku berkhayal dulu sambil membuat khayalan cerita-cerita fantasi ku di pikiran ku. Setelah sudah berkumpul menjadi satu dan lengkap serta nyambung. Aku membuat karakter tokoh dulu dan juga premis agar lebih jelas. Dan yang lebih penting bagi ku adalah alur cerita biar cerita nya gak kabur dari dalam alur. Kalau udah lengkap baru deh saat nya eksekusi.

Membuat cerpen saja haru membutuhkan agak lama daripada ngeblog, soalnya kan cerpen itu benar-benar hasil full dari imajinasi/ide ku ini sehingga aku selalu mikir-mikir dulu atau sekedar main logika kalau saat lagi bikin cerpen. Dan yeah, akhirnya jadi juga cerpen ku hasil pikiran matang ku serta jari-jari ku yang sudah bekerja keras untuk mengetik naskah yang sangat panjang. Dan juga mata ku yang sudah mulai lowbatt akibat terlalu fokus ke naskah ku sambil menatap layar laptop, wkwkwk. Aku kumpulin naskah itu ke adminnya dan akhirnya cerpen ku di muat di akun wattpad resminya. Jujur aja sih, aku agak sedikit malu dan gugup karena cerpen ku pertama kalinya di publish di wattpad. Soalnya tulisanku agak berantakan dan beberapa juga ada yang typo. Tapi sih tetap santai aja, kan namanya juga baru belajar. Dan anggap aja cerpen itu bukan cerpen aku. Oh iya cerpen itu udah aku posting di blog ini ya, bisa cek ya di fiksi. Dan cerpen itu adalah cerpen pertama ku.

Selain bikin cerpen pertama kali, aku juga belajar bikin puisi yang sama juga itu tugas dari admin grup kepenulisan. Yang pertama temanya itu bebas, jadi kami bebas menulis puisi tentang apa saja. Awalnya juga sama kayak bikin cerita fiksi, sama-sama susah. Cuman kalau yang ini sih menurut aku agak lebih susah daripada bikin cerita karena kata-katanya itu tuh harus show dan tell gitu banget, dan majas nya itu loh bikin aku nguras otak,wkwk. Ya sudahlan, aku coba dulu deh bikin puisi itu dan awalnya bingung mau nulis apa dan berusaha ku obrak-abrik isi otak ku agar nemuin idenya. Gak ide yang bagus, ya sudah aku ngarang aja sendiri bikin puisi nya, dan puisi ku udah jadi akhirnya. Duh, ini puisi apa quotes sih, wkwk.

Oh iya bahkan aku ikut loh ke event antologi cerpen yang dimana semua karya puisi dari peserta itu akan di kumpulin dan di jadikan sebuah buku. Dan ini sih pertama kalinya puisi aku bakal di masukkin ke dalam buku, senang-senang gimana gitu sekaligus bercampur gugup karena isi puisi aku tuh agak sedikit nyeleneh, wkwk. Kalau mau liat puisi aku, ada di poerty.

Well, itulah hal-hal pengalaman kreativitas menulis cerpen dan puisi yang di laukan saat pandemi ini. Agak banyak sih tugasnya sebenarnya, yang penting aku bisa menyelesaikan ini dengan usaha dan juga menyelesaikan dengan semampunya. Dan semoga Pandemi ini segera berakhir dan bisa bermain di luar rumah.

Kalau kalian, kalian punya bakat/hobi baru apa nih selama di rumah aja ? Tulis di kolom komentar ya.

5 tanggapan untuk “Membuat Cerita Fiksi dan Puisi selain ngeblog di saat Pandemi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s